Resensi Karya Film “Nanti Kita Cerita Hari Ini”
Data Karya
- Judul :
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
- Sutradara :
Angga Dwimas Sasongko
- Tahun rilis :
2020
- Genre :
Drama
- Produksi :
Visinema
- Durasi :
121 menit
Film
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau yang biasa disebut NKCTHI dirilis pada
2 Januari 2020 ini merupakan film keluarga adaptasi dari buku best seller karya
Marchella FP dan disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko di bawah perusahaan
rumah produksi Visinema.
Diperankan
oleh berbagai aktor dan aktris papan atas yang berkompeten di bidangnya yaitu,
Angkasa (diperankan Rio Dewanto), Aurora (diperankan Sheila Dara), Awan
(diperankan Rachel Amanda), dan Kale (diperankan Ardhito Pramono). Ditambah
lagi film ini memiliki sinematografi yang sangat apik dan menjadikan NKCTHI
meraih berbagai penghargaan, salah satunya berhasil meraih Golden Goblet Award
di Festival Film Internasional Shanghai ke-23.
Film
ini bercerita tentang sebuah keluarga yang harmonis dan memiliki keterikatan
satu sama lain. Namun, di balik kebahagiaan tersebut sebenarnya masing-masing
dari mereka menyembunyikan kesedihannya sendiri. Terutama, keluarga tersebut
mempunyai trauma yang ditutupi oleh sang ayah demi membuat para anggota
keluarga bahagia.
Inti
pada kisah ini berada pada ketiga saudara, yaitu Angaksa, Aurora, dan Awan.
Mereka bertiga hidup di dalam lingkungan keluarga yang positif dan suportif, di
mana kedua orang tua mereka mendukung kegiatan serta karier mereka
masing-masing.
Mulai
dari Angkasa di bidang promotor, Aurora dengan minat seninya, dan si bungsu
Awan menjadi yang paling disokong untuk menjadi arsitek. Awan juga menjadi sosok
yang selalu di manja dan paling diperhatikan oleh orang tua serta kakaknya
sendiri yang selalu menjaga Awan bahkan menjemputnya ketika pulang bekerja,
walau Awan tidak merasa nyaman akan hal itu, karena semakin beranjak dewasa
Awan ingin menjadi pribadi yang mandiri dan bebas.
Anak
keduanya bernama Aurora, memiliki minat pada bidang seni membuat dia dapat
menumpahkan semua emosi ke dalam karyanya. Itu ia lakukan atas ketidakadilan
dari keluarganya yang selalu ia pendam.
Dan Angkasa yang memiliki tanggung jawab besar pada keluarga, anak
pertama memiliki beban paling berat sekaligus menyimpan kesedihan paling dalam
di sini.
Angkasa
yang semakin tertekan oleh beban keluarganya serta tuntutan dari kekasihnya pun
mulai muak dan marah. Puncak masalahnya terjadi ketika Aurora yang tidak
sanggup lagi menahan kekecewaannya pada saat pameran seninya pun akhirnya
meluap. Berlanjut hingga ke rumah, saat Angkasa menumpahkan seluruh rahasia
keluarga yang selama ini disembunyikan demi menutupi kesedihan. Cerita pun
menjadi kilas balik mengenai masa kecil mereka yang selalu ditutupi oleh orang
tua mereka. Alhasil, Momen itu berpengaruh besar pada keluarga mereka. Selain
itu, dalam film ini juga diselipkan kisah romantis antara Awan dan Kale yang
membuat Awan belajar banyak hal termasuk melawan ketakutannya sendiri dengan
melawannya. Akhir dari film NKCTHI mampu membuat penonton tersadar arti
pentingnya untuk saling memahami perasaan satu sama lain dalam keluarga.
Film
NKCTHI memiliki cerita yang unik namun lekat dalam kehidupan sehari-hari.
Kejujuran dan ketulusan premis dalam film ini menjadi salah satu penguat. Kisah
yang disajikan pun dekat dengan realita yang terjadi di sekeliling kita atau
bahkan keadaan yang tengah kita alami. Mulai dari keharmonisan sebuah keluarga
hingga perbedaan cara dalam memberikan kasih sayangnya satu sama lain.
Dilihat
dari penokohan, NKCTHI dapat memberikan penguatan ke dalam masing-masing
karakter yang ada. Transisi yang dilakukan pun dapat dibilang mulus dari scene
masa lalu menuju masa depan maupun sebaliknya.
Soal
sinematografi, Visinema enggak bisa diremehkan. Penataan kamera, warna,
penentuan tone and look dan
komponen-komponen lain jadi kesatuan yang sempurna. Ditambah lagi timing yang
pas dari soundtrack di momen-momen yang ada.
Film
NKCTHI menjadi film yang menghangatkan bagi penontonnya. Berbagai emosi dan
pembelajaran moral yang kita dapatkan dalam film itu jadi nilai tambah yang
sangat berpengaruh. Perasaan campur aduk mengiringi film ini. Meskipun ada
beberapa bagian yang dirasa kurang cocok, film ini tetap menunjukkan
kapasitasnya dengan baik sebagai film keluarga dan mencoba membuka sisi lain
dari cerita keluarga.
Menurut
saya, film ini sangat layak ditonton. Terkhusus untuk ditonton bersama
keluarga. Seperti apa yang sudah disebutkan tadi, film ini sangat dekat dan
lekat dengan kehidupan sehari-hari. Jadi penonton tidak perlu berpikir terlalu
dalam untuk mendapatkan pesan moral di dalamnya. Terlebih, film ini memberikan
banyak nasihat hidup.



Comments
Post a Comment